"Anda Galau... Kami Risau.."
-Motion radio-
Suatu masa yang pasti terjadi dalam hidup setiap manusia didunia. Dan yang pastinya,adalah suatu masa yang lagi hapenning oleh orang-orang di jakarta saat ini (mungkin di kota lain juga,tapi gw gatau seberapa hapennningnya). "Galau"... menjadi masa dimana seseorang bingung untuk menentukan langkah apa / harus bagaimana / kemana harusnya gw berada / hidup itu seperti apa / siapa itu diri gw ?
Entah kenapa galau jadi happenning dan menjadi sesuatu yang seru untuk di jadiin bahan omongan.Banyak orang yang menyimpulkan bahwa orang yang lagi galau atau labil itu orang yang "annoying" bagi orang-orang disekitarnya. Dan gw juga salah satu orang yang kadang ngerasa ganggu orang dengan ke labilan gw ( okey..mulai sadar diri).
Menjadi orang yang sedang galau, seharusnya orang tersebut merasa bersyukur dan "kalo bisa" jangan kelamaan nge-galau yang sifatnya nge-ganggu orang.
Kenapa gw bilang bersyukur ? Masa galau adalah momentum yang penting yang harus kita jalani. Dalam sebuah masa galau,seseorang akan menemukan sebuah kebenaran dalam suatu masalah yang diberikan atau yang timbul dan dari situ seseorang tersebut bakal mendapat pencerahan tentang dirinya,dunianya,dan Tuhan yang selalu memberikan kita segala kebaikan-Nya.
Engga ada di dunia ini orang yang ga pernah ngerasain galau seumur hidupnya.
Orang-orang yang terkenal pun banyak yang menerima ke-galau-an dalam hidupnya.
Sebut aja.
Steve Jobs, ketika mencari guru spiritualnya.
Beethoven, yang galau ditinggal pacarnya tapi masih bisa ngebuat musik yang keren abiez
Sampe Nabi Muhammad pun menurut gw, dia sangat galau ketika malaikat turun ketemu dia, untuk menyuruh si Nabi Muhammad yang ga bisa baca untuk membaca.
Nabi aja pernah galau.
Gimana kita?
Manusia itu adalah makhluk pembelajar.
Jadi manusia menurut gw ga masalah untuk ngebuat suatu kesalahan atau bingung dalam menjalani suatu permasalahan hidup.Karena berawal dari suatu kejadian yang menjadi masalah, manusia bakal belajar cara menanggapi dan menyiasatinya.
Kesalahan bukan sesuatu yang harus dianggap terlalu negatif.
Terlalu positif juga ga bisa,jatohnya malah nge gampangin suatu masalah itu sendiri.
(oke mungkin kata terlalu harus kita ilangin)
Kita harus bisa berhati-hati dan bisa mengambil langkah yang terbaik dalam menanggapi suatu masalah yang ada.
Dan, jangan terlalu keasikan nge-galau
hidup loe bakal mandek di masalah loe itu doang.
Hidup emang ga pasti.
Apalagi cinta..gw ga ngerti.
tapi harus ada satu hal yang kita yakini.
Untuk menjalani hidup ini lebih pasti.
Lebih di yakini
Lebih di maknai.
Lebih dicintai.
untuk hidup yang lebih baik.
"Its okey to be galau,if you're searching for the truth of you,your world,and your god and for your goodness"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar